TMKINFO.ID

Rumah Informasi Digital Timika dan Papua Tengah

38 Suspek Campak-Rubela Tercatat, Dinkes Mimika Perkuat Deteksi Dini

Kegiatan Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pemanfaatan Buku KIA, Deteksi Dini PD3I dan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang berlangsung di Hotel SwissBell Timika, Senin (28/9/2026).

TMKInfo.Id  – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam mendukung percepatan cakupan imunisasi, deteksi dini penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), serta pemantauan kesehatan balita.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pemanfaatan Buku KIA, Deteksi Dini PD3I dan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang berlangsung di Hotel SwissBell Timika, Senin (28/9/2026).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun.

Dalam sambutannya, Linus menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

“Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang penting untuk mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” Kata Linus

Berdasarkan data Dinkes Mimika, pada periode Januari hingga Mei 2026 terdapat 38 laporan kasus suspek campak-rubela, dengan capaian investigasi kasus dalam waktu kurang dari tujuh hari mencapai 97 persen.

Linus juga mengingatkan pentingnya penguatan surveilans PD3I “Deteksi dan pelaporan kasus secara cepat menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB),” Kata Linus

Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan mendapatkan penguatan mengenai pemanfaatan Buku KIA sebagai media edukasi dan pemantauan kesehatan ibu dan anak, deteksi dini PD3I, pencatatan serta pelaporan, dan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Department of State Amerika Serikat (U.S. DoS) melalui CORE Group Partners Project (CGPP) yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Mimika mendorong peningkatan keterampilan tenaga kesehatan dalam mendukung pencatatan status imunisasi, deteksi dan pelaporan kasus PD3I, edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta pemantauan kondisi balita.

Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan cakupan imunisasi sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan melaporkan secara dini penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *