Respons Kabut Asap, Dinkes Mimika Bagikan 5.000 Masker kepada Warga
TMKInfo.Id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Bidang Pengendalian Penyakit (P2) membagikan 5.000 masker kepada warga di sejumlah titik di Kota Timika, Selasa (29/9/2026) sore. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah perlindungan masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Mimika, Linus Dumatubun, memimpin langsung kegiatan tersebut. Petugas menyasar warga dan pengendara yang melintas di sejumlah persimpangan.
Linus mengatakan, pembagian masker merupakan tindak lanjut atas imbauan Bupati Mimika Johannes Rettob agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
“Ini merupakan respons kami terhadap imbauan Bupati Mimika. Karena itu, hari ini kami membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat,” kata Linus saat ditemui di lokasi pembagian masker.
Pembagian masker dilakukan di empat titik, yakni perempatan Jalan Hasanuddin-Jalan Budi Utomo, persimpangan Jalan Yos Sudarso-Jalan Hasanuddin, kawasan Pasar Lama, dan pertigaan Diana.
Menurut Linus, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan perlindungan diri selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikel di udara.
“Pembagian masker ini kami lakukan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat yang terpapar,” ujar Linus.
Dinas Kesehatan Mimika, kata Linus, akan memantau perkembangan kondisi kabut asap serta situasi kesehatan masyarakat. Hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Ke depan, kami akan memantau kondisi dan melihat apakah masih diperlukan pembagian masker berikutnya,” katanya.
Pembagian masker mendapat respons dari warga dan pengendara yang melintas. Petugas kesehatan membagikan masker secara langsung kepada masyarakat di sejumlah persimpangan.
Dinas Kesehatan Mimika mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perlindungan diri, khususnya ketika harus beraktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Warga juga diminta mengikuti imbauan pemerintah dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. (*)






