Komisi IV Desak PUPR Percepat Program Air Bersih, Dampak El Nino Mulai Dirasakan Warga Mimika
TMKInfo.Id, Mimika- Komisi IV DPRK Mimika mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika segera mempercepat realisasi program air bersih menyusul dampak fenomena El Nino yang mulai menyebabkan warga di sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom mengatakan persoalan air bersih harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kota yang kini mulai merasakan dampak kekeringan.
Di Distrik Amar, warga terpaksa menempuh perjalanan cukup jauh menggunakan perahu untuk memperoleh air bersih akibat berkurangnya sumber air. Tidak hanya wilayah pesisir, dampak kekeringan juga mulai dirasakan masyarakat di kawasan perkotaan.
Elinus menilai, kondisi ini menunjukkan pentingnya percepatan program penyediaan air bersih yang telah direncanakan pemerintah daerah. Menurutnya, pelayanan air bersih harus menjangkau seluruh masyarakat, mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah perkotaan.
“Komisi IV sebagai mitra kerja PUPR akan terus mendukung program air bersih yang sudah diprogramkan pemerintah daerah. Namun kami berharap program ini segera berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Elinus, Rabu (26/8/2026)
Ia menegaskan, kebutuhan air bersih merupakan pelayanan dasar yang tidak boleh tertunda, terlebih saat masyarakat menghadapi dampak perubahan cuaca dan kekeringan akibat fenomena El Nino.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, sejumlah titik sumur air bersih milik warga mulai mengalami kekeringan.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Mimika telah menyiapkan 11 armada distribusi air bersih serta membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air.
Untuk diketahui saat ini, Pemkab Mimika melalui PUPR terus menjalankan program pengembangan jaringan air bersih bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Program tersebut mencakup pembangunan dan pengembangan sistem distribusi air bersih dari fasilitas pengolahan air Kuala Kencana. (*)






