Dominasi Kasus Malaria dan ISPA, Puskesmas Limau Asri Gencarkan Pelayanan Lapangan
TMKInfo.Id — BLUD Puskesmas Limau Asri mencatatkan ribuan kasus penyakit yang ditangani dari periode Januari hingga Agustus 2026.
Berdasarkan laporan berkala pelayanan kesehatan di wilayah kerja Distrik Iwaka, penyakit Malaria dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) konsisten mendominasi penanganan kasus harian.
Selama delapan bulan tersebut, Malaria menempati urutan pertama secara signifikan dengan total 3.969 kasus (2.293 laki-laki dan 1.676 perempuan). Kasus malaria mengalami puncak lonjakan tertinggi pada bulan Juni 2026 yang mencapai 633 kasus dalam satu bulan.
Menempati posisi kedua, ISPA mencatatkan total 2.464 kasus (1.288 laki-laki dan 1.176 perempuan). Sementara itu, posisi ketiga hingga kelima diisi oleh Febris (Demam) sebanyak 1.421 kasus, Myalgia (Nyeri Otot) sebanyak 903 kasus, dan Common Cold (Pilek/Rinitis Akut) sebanyak 773 kasus.
Menanggapi tingginya angka kasus malaria di wilayah kerjanya, Kepala BLUD Puskesmas Limau Asri, Maria Yosinta Rahangiar, menegaskan bahwa pihak puskesmas terus bergerak aktif melakukan langkah preventif dan edukasi langsung ke tengah masyarakat dengan pendekatan langsung dari rumah ke rumah
”Kami selama ini ada kegiatan turun lapangan, edukasi gigitan nyamuk, mulai dari pemakaian kelambu, fogging, hingga kepatuhan minum obat. Ini untuk malaria yang kasusnya tinggi ya. Dan yang lainnya ya kita lakukan edukasi saat pasien berkunjung ke puskesmas,” ujar Maria Yosinta
Selain penanganan penyakit menular dan non-menular harian, Puskesmas Limau Asri juga memberikan perhatian khusus pada program penanganan stunting serta pencegahan penyakit menular seksual seperti HIV di wilayah Distrik Iwaka.
Maria Yosinta menyampaikan bahwa untuk temuan kasus stunting maupun HIV di wilayah kerja Puskesmas Limau Asri saat ini tercatat nihil. Meski demikian, pihaknya tetap mendeteksi dan memberikan perawatan bagi anak dengan kondisi perawakan pendek (stunted/underweight).
”Untuk temuan kasus stunting dan HIV, untuk stunting tidak ada, tetapi perawatan pendek ada 11 orang. Dan untuk HIV tidak ada,” jelasnya.
Melalui pendekatan langsung dari rumah ke rumah ini, Puskesmas Limau Asri berharap kesadaran masyarakat dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air, serta kepatuhan berobat dapat terus meningkat. (*)






